• Tentang Psikologi UGM
  • CICP
  • CPMH
  • UPAP
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Unit Konsultasi Psikologi
    • Profil Pengelola
    • Lokasi
    • Karir
  • Paket Layanan
    • Individu Dewasa
    • Individu Anak
    • Pendidikan dan Sekolah
    • Tes Kognitif AJT
    • Pasangan, Rumah Tangga, dan Keluarga
    • Korporasi
  • Alur Layanan
  • Galeri
  • Beranda
  • kesehatan mental
  • kesehatan mental
Arsip:

kesehatan mental

Interaksi Antargenerasi di Tengah Kesibukan Mahasiswa: Relasi Cucu dan Lansia

Artikel Friday, 10 April 2026

Teman UKP pernah kepikiran tidak, kapan terakhir kali benar-benar mengobrol dengan kakek atau nenek? Bukan sekadar datang, salaman, lalu sibuk dengan ponsel masing-masing, tetapi duduk dan berbincang dengan perhatian penuh.

Sebagai mahasiswa, fase hidup sering kali dipenuhi tuntutan akademik, aktivitas organisasi, serta perencanaan masa depan. Di tengah kesibukan tersebut, peran sebagai cucu kerap berjalan otomatis. Hadir saat momen tertentu, menyapa seperlunya, lalu kembali tenggelam dalam rutinitas. Relasi dengan lansia pun sering dianggap cukup diwakili oleh kehadiran fisik sesekali. baca selengkapnya

UKP dalam Booth Fakultas Psikologi dan Webinar Kesehatan Mental

Berita Thursday, 12 March 2026

Menutup tahun 2025 kemarin, UKP berkesempatan untuk menjadi bagian dalam memperkenalkan kesehatan mental melalui Pameran Nitilaku 2025 dan webinar bersama dengan MyRobin.id. Dalam Pameran Nitilaku kali ini, UKP berkolaborasi dengan Center for Public Mental Health (CPMH) dan Laboratorium Proses Mental dan Perilaku untuk menghadirkan  kilasan tentang Fakultas Psikologi. Pameran yang diadakan pada tanggal 10-15 Desember 2025 ini ramai didatangi pengunjung, dengan antusiasme yang memuncak pada akhir pekan. Pengunjung yang datang ke booth Fakultas Psikologi dapat mengikuti berbagai media interaktif, termasuk Virtual Reality Games dan pohon harapan. UKP secara khusus juga menyediakan sesi mini counseling gratis yang terbuka untuk khalayak umum.  baca selengkapnya

Ketika AI Menjadi Tempat Curhat: Potret Fenomena Kesehatan Mental di Era Digital

Artikel Thursday, 12 March 2026

Pernahkah Teman UKP menggunakan artificial intelligence (AI) untuk curhat? Pada era digitalisasi saat ini, banyak individu yang cenderung lebih memilih AI sebagai tempat untuk mencurahkan segala keluh kesah dibandingkan curhat kepada teman, keluarga, maupun profesional kesehatan mental. Kira-kira bagaimana fenomena ini dapat terjadi dalam sudut pandang psikologi? Apakah curhat ke AI lebih baik dibandingkan ke profesional? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Mengapa individu dapat merasa nyaman curhat bersama AI?

Pada dasarnya, manusia memiliki kebutuhan fundamental untuk mengekspresikan emosi dan pikirannya dengan aman dan nyaman. Dalam perspektif hierarchy of needs dari Abraham Maslow, hal ini merupakan upaya memenuhi kebutuhan akan love and belongingness. AI mengambil peran dengan menawarkan bentuk chatbot yang responsif dan mampu memandu individu untuk melewati ketidaknyamanan psikis yang sedang dirasakan (Kretzschmar et al., 2019). Hal ini dapat menimbulkan perasaan nyaman dan aman bagi individu karena interaksi yang terjalin bersama AI terasa seperti memberikan perhatian yang lebih personal dan tidak menghakimi.  baca selengkapnya

Booth UKP UGM dalam Kegiatan AMSAC 2025 di GIK UGM

Berita Tuesday, 19 August 2025

Pada tanggal 24 Mei 2025, UKP membuka booth dalam kegiatan Adolescent Mental Stability Advocate Competition (AMSAC) 2025 yang diadakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. AMSAC merupakan kegiatan ajang edukatif dan inspiratif bagi generasi muda untuk meningkatkan kepedulian terhadap isu kesehatan jiwa yang diselenggarakan oleh Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi UGM dan SMA Masa Depan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI. Adapun tema besar kegiatan tersebut adalah “Mendobrak Batasan, Membuka Peluang: Mewujudkan Generasi Peduli Kesehatan Mental serta Disabilitas” baca selengkapnya

The Psychology of Love: Mencintai Tanpa Harus Kehilangan Jati Diri

Artikel Monday, 4 August 2025

Menurut Erikson, tugas perkembangan individu pada masa dewasa awal adalah membangun intimacy, yakni kemampuan individu untuk membentuk hubungan yang dekat, terbuka, dan penuh komitmen dengan orang lain (Erikson dalam Mitchell dkk., 2021). Salah satu bentuk intimacy yang umum ditunjukkan oleh individu pada masa ini adalah menjalin hubungan percintaan. Pengalaman menjalin hubungan percintaan pada masa dewasa muda dapat menjadi fondasi yang menentukan kesuksesan individu dalam membangun hubungan interpersonal di masa depan (Fincham & Cui dalam Xia dkk., 2018). Individu pada masa dewasa muda yang mampu membangun dan mempertahankan hubungan percintaan yang positif cenderung lebih puas dengan hidup mereka secara keseluruhan (Adamcyzk & Segrin dalam Xia dkk., 2018). Oleh karena itu, penting bagi individu untuk memastikan bahwa hubungan percintaan yang dijalani bersifat sehat. baca selengkapnya

Fenomena Doomscrolling: Benarkah Membaca Berita Negatif Terus-Menerus Dapat Membuat Kita Lelah Secara Mental?

Artikel Wednesday, 23 July 2025

Pernahkah Teman UKP merasa tidak dapat berhenti membaca berita negatif meskipun lama-kelamaan semakin merasa lelah dan kesal?

Ternyata, peristiwa tadi ada istilahnya loh, yaitu Doomscrolling. Penasaran? Yuk, kita simak lebih lanjut penjelasannya!

Doomscrolling merupakan sebuah istilah baru yang menggambarkan kecenderungan seseorang untuk terus menerus mengonsumsi berita negatif; bahkan ketika hal tersebut menjengkelkan. Sharma et al. (2022) mendefinisikan doomscrolling sebagai perhatian berlebih pada peristiwa-peristiwa negatif yang terkini (khususnya melalui media sosial) sehingga menyebabkan stres, ketidaknyamanan, dan kecemasan. baca selengkapnya

Outgrowing Friendships: Saat Pertemanan Tidak Lagi Sama

Artikel Wednesday, 23 July 2025

“Kok rasanya, aku dan dia sekarang udah beda banget, ya?”

Teman UKP, pernah nggak sih kamu merasa makin jauh dari teman dekatmu dulu? Padahal dulu kalian ke mana-mana selalu bersama, tapi sekarang rasanya semakin sulit untuk terhubung. Kalau kamu pernah atau sedang merasakannya, kamu tidak sendiri. Perubahan semacam ini adalah bagian alami dari pertumbuhan kita, terutama pada fase dewasa awal, yaitu usia 18 hingga 25 tahun, di mana banyak dinamika kehidupan mulai bergeser (De Vries et al., 2021; Wrzus & Neyer, 2016). baca selengkapnya

JOMO: Pilihan Sadar untuk Kehidupan yang Lebih Tenang dan Bermakna

Artikel Tuesday, 22 July 2025

Apa itu JOMO?
Joy of Missing Out (JOMO) merupakan sensasi positif yang muncul ketika seseorang merasa lega dan bahagia karena tidak terhubung dengan orang lain (Barry et al., 2023). JoMO terjadi ketika seseorang mengalihkan fokusnya pada “di sini dan sekarang” daripada terus-menerus memikirkan “apa yang mungkin terjadi” atau terobsesi dengan peluang yang terlewatkan (Rees, 2017; Cording, 2018). Berbeda dengan FOMO yang menimbulkan rasa cemas, JOMO mengutamakan keputusan sadar untuk menghindari rasa cemas tersebut dan menikmati ketenangan dengan mengistirahatkan diri dari beragam informasi yang ada di sekitar yang dapat membanjiri pikiran dan membuat merasa lelah (Barry et al., 2023).
Pada dasarnya, JOMO adalah tentang menjadi hadir dan puas dengan kehidupan saat ini (Fuller, 2018). Oleh karena itu, JOMO memungkinkan kita untuk menjalani kehidupan dengan santai. JOMO juga mendorong fokus yang lebih besar pada hubungan antarmanusia sehingga kita dapat merasakan dan memaknai berbagai emosi yang hadir. Selain itu, gaya hidup JOMO dapat meningkatkan produktivitas, fokus, serta kesejahteraan emosional dan fisik. Manfaat secara fisik dan psikologis yang diperoleh ketika menerapkan gaya hidup JOMO sangat erat kaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs nomor 3 yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan. Hal ini karena individu yang sehat dan sejahtera baik secara fisik maupun mental akan dapat terus berkembang dan berkontribusi sebagai masyarakat yang menjadi komponen penting bagi pembangunan berkelanjutan. baca selengkapnya

Berita Terakhir

  • Toxic Positivity: Ketika ‘Berpikir Positif’ Justru Melukai Diri Sendiri
  • Interaksi Antargenerasi di Tengah Kesibukan Mahasiswa: Relasi Cucu dan Lansia
  • UKP dalam Booth Fakultas Psikologi dan Webinar Kesehatan Mental
  • Ketika AI Menjadi Tempat Curhat: Potret Fenomena Kesehatan Mental di Era Digital
  • Bismillah Avoidant? Memahami Avoidant Attachment dalam Psikologi Sebelum Ikut Trend
Universitas Gadjah Mada

Unit Konsultasi Psikologi
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada
Gedung D lantai 2
Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur Yogyakarta 55281 Indonesia
 +62(274)550435 ext 131 | +62 857 5916 1581
 +62(274)550435 ext 158
ukp.psikologi[at]ugm.ac.id | ukpugm[at]gmail.com
 instagram.com/ukpugm

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY